22/02/23

De javu for restansing brains our complicated by error system logicaly.


Document : https://pixabay.com/photos/bridge-city-winter-mood-urban-7779222/


Hai sahabat peristrosophia , pernahkah kita mendengar kata de javu. hal yang sering masuk dalam dunia pikir. tidakkah kita sedikit berhenti dalam berfikir bahwa setiap system dalam otak memerlukan istirahat. 

teringat sebuah pepatah arab, seseorang yang bersungguh sungguh tentu saja menemukan hasil yang begitu baik. aka tetapi dalam setiap tubuh manusia memiliki batas maksimal yang begitu sesuai dengan kapasitasnya. 

kita sering melihat kegiatan kinerja otak, dengan visual yang seperti barisan cahaya atau bitang jatuh, dengan bentuknya sesuai pada wujud yang diceritakan. mungkinkan hal ini yang menghasilkan istilah dejavu itu hadir.

Atau kita bisa persefsikan bahwa de javu merupakan dari 1 % dari 99 % kinerja otak yang kembali. sahabat peristrosophia. penelitian ini merupakan sesuatu hal yang begitu panjang. dari mulai persefsi seseorang peneliti , melalui seseorang yang mengidap sebuah indah dalam kinerja otak de javu, serta alam wujud yang kita teliti dari de javu itu tersendiri.

memalui pendekatan agama ketika kita conversationing dalam satuan bunyi ini adalah pola atau grafik dari rekaman suara. ada bunyi dengan helaian rima dan ritmiknya. serta pola grafik yang memperlihatkan barisan atau tingkatan bunyi pada akumulasi bunyi. 

jadi dejavu for restansing brains our complicated by error system logicaly. merupakan sebuah kinerja otak dengan kembalinya 1 % dari seluruh bagian yang ada pada daya ingat. sebuah space dalam perumpamaan kinerja otak yang menghasilkan percikan cahaya dan kembali menjadi wujud partical otak yang sempurna. bukan sebuah kesalahan atau mesin yang meneliti dalam bagian maintenence. 

bisa saja merupakan bentuk refresh pada seluruh otot syaraf atau bentuk permintaan maaf pada otak yang telah bekerja baik sepanjang hari. dari bagian tubuh yang lain.

dalam hal ini peneliti memberikan sebuah saran ketika seseorang mengidap de javu alangkah baiknya ia memberikan kembali kepada organ tubuh yang lebih hak, atau adanya sebuah istirahat dan tertidur pulas pada bagian selanjutnya.


Jurnal Falsafah, Akal Dan Hati Yunani Klasik . [edisi 05 , volume 01


Author         : Heri Nurdiansyah, Religiion Study

[Subject       : Jurnal Falsafah ]

[Title             : Akal Dan Hati Yunani Klasik ]

[ Subtitle      : De javu for restansing brains our complicated by error system logicaly.

Edition         : one step No. 01

Volume       : Two Papper No.01-02


 


 


PERISTROSOPHIA copyright © 2022


KATROPRODUCTION


 


 


 


Share:

0 komentar: